Selasa, 01 April 2014

SAHABAT SEJATI SAMA IBUK KOS

SAHABAT, mungkin suatu saat nanti kita bisa tertawa riang kembali.
walaupun saat kulia kita hidup pas pasan, selalu ngutang sma ibuk kos.
sampai sekarang belom juga kebayar
insyaalah setelah kita sukses. kita Buat Ibuk Bangga..
kita jadikan IBUk Mertua,,hihii ANak nya kan juga lumayan manis.. Sore sore itu kita selalu bercanda ria, walaupun ibuk kos meraba raba.hihihi
salam buat ibuk kos ya sobat

 

KENANGAN WISUDA

SEMUAnya berwala dari sini,, yaitu kampus ekonomi..kita semua sama sama mempunyai satu tujuan yaitu Wisuda dengan yodisium yang sangat memuaskan, Setelah Satu tahun kita melepaskan Kampus ini semua terasa Kangen, kangen ngumpul, kangen canda, kangen foto2 bareng lagi.
Wisuda ini lah yang membuat hati kita senang, buat orang tua kita bangga, buat semuanya yang mengenal kita..
SAya harap suatu saat nanti kita bisa berkumpul kembali.
AKu merindukan sobat semua

Minggu, 07 April 2013

skripsi Romadani rajab SE


ANALISIS STRUKTUR EKONOMI DAN IDENTIFIKASI SEKTOR-SEKTOR UNGGULAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi (S1) Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang








Oleh:

ROMADANI RAJAB
BP/NIM: 2008/02609



PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN
FAKULTAS EKONOMI                                                                                                                                        UNIVERSITAS NEGERI PADANG                                                                                                                         2013


HALAMAN PENGESAHAN LULUS UJIAN SKRIPSI
Dinyatakan lulus setelah Dipertahankan di Depan Tim Penguji Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang

ANALISIS STRUKTUR EKONOMI DAN IDENTIFIKASI SEKTOR-SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

                                    Nama              :  Romadani rajab
                                    Bp/Nim           :  2008/02609
                                    Keahlian         :  Perencanaan Pembangunan
                                    Progam Studi :  Ekonomi Pembangunan
                                    Fakultas         :  Ekonomi

                                     Padang,   Januari 2013
                                               
Tim Penguji

No. Jabatan               Nama                                                              Tanda Tangan


1.      Ketua        : Dr. H. Hasdi Aimon, M.Si                      1.                      
2.      Sekretaris : Joan Marta, SE. M.Si                             2.
3.      Anggota    : Drs. Zul Azhar, M.Si                               3.
4.      Anggota    : Drs. Akhirmen, M.Si                              4.

HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI

ANALISIS STRUKTUR EKONOMI DAN IDENTIFIKASI SEKTOR-SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

                        Nama              :  Romadani rajab
                        BP/NIM          :  2008/02609
                        Keahlian         :  Perencanaan Pembangunan
                        Progam Studi :  Ekonomi Pembangunan
                        Fakultas         :  Ekonomi
                                                                                    Padang,    Maret 2013

Telah Disetujui Oleh:
                      Pembimbing I                                             Pembimbing II



            DR.  H. Hasdi Aimon,  M.Si                             Joan Marta SE, M.Si                                                   NIP. 19550505 197903 1 010                NIP. 19830628 200812 1 00 1
Mengetahui Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan

Drs.Alianis, M.S                                                                                                                                                        NIP. 19591129 198602 1 002
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
            Nama                           : Romadani rajab                                                                                                                                     NIM/Thn. Masuk        : 02609/2008                                                                                                   Tempat/Tgl Lahir    : Balimbing/22 April 1990                                                                                                      Program Studi             : Ekonomi Pembangunan                                                                                Keahlian                      : Perencanaan Pembangunan                                                                                                 Fakultas                       : Ekonomi                                                                                                       Alamat                        : Jln. Garuda Induk, No. 10                                                                                                                  No. HP/telp                 : 085766157478                                                                                                  Judul Skripsi               : Analisis Struktur Ekonomi dan Identifikasi Sektor-                                                        Sektor Unggulan di Provinsi Sumatera Barat
Dengan ini menyatakan bahwa :
  1. Karya tulis/skripsi saya ini, adalah asli dan belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar akademik (Sarjana), baik di Universitas Negeri Padang maupun Perguruan Tinggi lainnya.
  2. Karya tulis ini murni gagasan, rumusan dan pemikiran saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain kecuali arahan tim pembimbing.
  3. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat orang lain yang telah ditulis atau dipublikasikan kecuali secara eksplisit dicantumkan sebagai acuan dalam naskah, dengan cara menyebut nama pengarang dan dicantumkan dalam daftar pustaka.
  4. Karya tulis/ skripsi ini sah apabila telah ditandatangani Asli oleh tim pembimbing, tim penguji dan ketua program studi.                                                                                             
            Demikian pernyataan  ini Saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari terdapat penyimpangan dan  ketidak benaran dalam pernyataan ini, maka Saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar akademik yang telah diperoleh karena karya tulis/ skripsi ini, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Perguruan Tinggi.
                                                    Padang,  Maret 2013
                                                                 Yang menyatakan


Romadani  rajab
02609
ABSTRAK
ROMADANI RAJAB. Analisis Struktur Ekonomi dan Identifikasi Sektor-  Sektor Unggulan di Provinsi Sumatera Barat (Periode 2005-2010) Skripsi. Program Studi Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Padang. Dibawah Bimbingan Bapak DR. Hasdi  Aimon, M.Si dan Bapak Joan Marta, SE M.Si
            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terjadi perubahan
struktur ekonomi di provinsi Sumatera Barat pada kurun waktu 2005-2010, selain itu juga untuk mengidentifikasi sektor-sektor unggulan di provinsi Sumatera Barat pada kurun waktu 2005-2010, sehingga dapat diketahui sektor mana saja yang termasuk sektor unggulan dan sektor non unggulan.
            Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis Shift Share (S-S), analisis Location Quotient (LQ), analisis Model Rasio Pertumbuhan (MRP) dan analisis Overlay. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa  nilai PDRB  Provinsi Sumatera Barat dan PDB) nasional atas dasar harga konstan tahun 2000 dari tahun 2005-2010.
            Hasil penelitian berdasarkan analisis Shift Share (S-S) menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan struktur ekonomi di provinsi Sumatera Barat yang ditandai dengan peranan sektor primer (pertanian, pertambangan dan penggalian) yang semakin menurun meskipun masih besar kontribusinya terhadap PDRB provinsi Sumatera Barat dengan persentase perubahan PDRB sebesar 23,42 persen. Dimana peranan sektor sekunder (industri pengolahan, listrik gas dan air bersih, bangunan) meningkat dengan nilai  persentase perubahan PDRB sebesar 30,68 persen dan sektor tersier (perdagangan hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, keuangan sewa dan jasa perusahaan serta jasa-jasa) meningkat melalui besarnya kontribusi dengan nilai persentase perubahan  PDRB sebesar 38,71 persen. Dan hasil analisis dengan menggunakan analisis Overlay menunjukkan bahwa di provinsi Sumatera Barat terdapat dua sektor yang dominan dinilai dari kriteria pertumbuhan dan kontribusinya yaitu: sektor pertanian dengan nilai RPs sebesar 1,24 dan nilai LQ sebesar 1,68 dan sektor jasa-jasa dengan nilai RPs 1,02 dan nilai LQ sebesar 1,76
i
 
            Pemerintah provinsi Sumatera Barat sebaiknya mengembang sektor yang berpotensi memberikan kontribusi cukup besar terhadap PDRB yakni sektor sekunder khususnya sektor bangunan dan sektor tersier yaitu sektor pengangkutan dan komunikasi melalui peningkatan infrastruktur serta sarana dan prasarana yang menunjang. Dan juga mengembangkan sektor dimana pertumbuhannya lambat yang mempunyai kontribusi terhadap PDRB yang cukup besar yaitu sektor listrik gas dan air bersih dan sektor perdagangan hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan irigasi, mengembangkan integrasi sistem jaringan listrik, dan mengembangkan sistem jaringan jalan yang masih banyak belum terhubung serta meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang
KATA PENGANTAR
            Puji Syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karuniaNyalah penulis dapat menyelesaikan penulisNjudul “Analisis ktur Ekonomi dan Identifikasi Sektor-Sektor Unggulan di Provinsi Sumatera Barat (Periode 2005-2010)”. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.
            Ucapan terima kasih kepada Bapak Dr. Hasdi Aimon, M.Si selaku pembimbing I dan Bapak Joan Marta, SE. M.Si selaku pembimbing II yang telah memberikan bimbingan dan bantuan kepada penulis sampai selesainya skripsi ini. Selanjutnya ucapan terima kasih tidak lupa pula penulis ucapkan kepada :
1.      Bapak Prof.  Dr.Yunia Wardi, Drs. M.Si selaku dekan Fakultas Ekonomi yang telah memberi izin pada peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini.
2.      Bapak Drs. Alianis M.S selaku ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan yang telah memberikan fasilitas dan kesempatan dalam menyelesaikan skripsi ini.
3.     
ii
 
Bapak dan Ibu dosen staf pengajar pada Fakultas Ekonomi yang telah memberikan sumbangan pikirannya selama perkuliahan demi terwujudnya skripsi ini.
4.      Bapak Kepala Badan Pusat Statistik Privinsi Sumatera Barat yang telah membantu dalam pencarian data skripsi saya ini.
5.      Teristimewa untuk kedua orang tua saya H. Rajain dan Ratius yang selalu memberikan dukungan dan memberikan semua yang terbaik untuk saya.
6.      Teman-teman Ekonomi Pembangunan 08 Fakulatas Ekonomi Universitas  Negeri Padang.
            Sebagai manusia dengan segala kelemahan dan kekurangan, penulis menyadari sepenuhnya dalam penulisan skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan. Tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan manusia yang tak pernah ada yang sempurna.
            Oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik, saran, serta input positif demi kesempurnaan tulisan ini dimasa yang akan datang. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat mendatangkan manfaat dan arti bagi para pembaca.
Padang,  Maret 2013


                                                                                       penulis

Sabtu, 12 Januari 2013

teknik analisis averlay


Teknik Overlay Analisis

TEKNIK OVERLAY ANALYSIS

A. Pengertian dan Definisi Alat Analisis overlay
Teknik overlay merupakan pendekatan tata guna lahan/landscape. Analisis overlay ini juga dimaksudkan untuk melihat deskripsi kegiatan ekonomi yang potensial berdasarkan kriteria pertumbuhan dan kriteria kontribusi.
Teknik overlay ini dibentuk melalui penggunaan secara tumpang tindih (seri) suatu peta yang masing-masing mewakili faktor penting lingkungan/ lahan.

B. Tujuan Dan Manfaat
Tujuan dan manfaat teknik analisis overlay ini untuk melihat deskripsi kegiatan ekonomi yang poternsial berdasarkan pertumbuhan dan kriteria kontribusi.
Overlay ini merupakan suatu sistem informasi dalam bentuk grafis yang dibentuk dari penggabungan berbagai peta individu (memiliki informasi/database yang spesifik). Agregat dari kumpulan peta individu ini, atau yang biasa disebut peta komposit, mampu memberikan informasi yang lebih luas dan bervariasi. Masing-masing peta dan tranparasi memberikan informasi tentang komponen lingkungan dan sosial.

Peta komposit yang dibentuk akan memberikan gambaran tentang konflik antara proyek dan faktor lingkungan. Metode ini tidak menjamin akan mengakomodir semua dampak potensial, tetapi dapat memberikan dampak potensial pada spasial tertentu.

C. Asumsi yang Digunakan
1. Shopley dan Fuggle (1984) dan Mcharg (1969)
Asumsi ini berjasa dalam pengembangan peta overlay. Overlay dibentuk olah satu set peta transparan yang masing-masing mempresentasikan distribusi spasial suatu karakteristik lingkungan. Contohnya: kepekaan erosi.
Informasi untuk variable acak harus dikumpulkan terlebih dahulu sebagai standar unit geografis di dalam suatu area studi, dan dicatat pada satu rangkaian peta (satu untuk masing-masing variable). Peta ini kemudian di overlay untuk menghasilkan suatu peta gabungan. Hasil peta gabungan memperlihatkan karakter fisik area, sosial, ekologis, tata guna lahan dan karektristik lain yang relevan dan berkaitan dengan tujuan pengembangan lokasi yang diusulkan.

Minggu, 16 Desember 2012

PERANAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIANINDONESIA

PERANAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIANINDONESIA
Oleh: Cecep Suyudi M*
salam perjuangan ...!!
Assalamu'alaikum..!

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki daratan yang sangat luas sehingga mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah pada sektor pertanian. Pertanian dapat dilihat sebagai suatu yang sangat potensial dalam empat bentuk kontribusinya terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional yaitu sebagai berikut:
- ekspansi dari sektor-sektor ekonomi lainnya sangat tergantung pada pertumbuhan output di bidang pertanian, baik dari sisi permintaan maupun penawaran sebagai sumber bahan bakubagi keperluan produksi di sektor-sektor lain seperti industri manufaktur dan perdagangan.
- Pertanian berperan sebagai sumber penting bagi pertumbuhan permintaan domestik bagi produk-produk dari sektor-sektor lainnya.
- Sebagai suatu sumber modal untuk investasi di sektor-sektor ekonomi lainnya.
- Sebagai sumber penting bagi surplus perdagangan (sumber devisa).
Kontibusi terhadap kesempatan kerja
Di suatu Negara besar seperti Indonesia, di mana ekonomi dalam negerinya masih di dominasi oleh ekonomi pedesaan sebagian besar dari jumlah penduduknya atau jumlah tenaga kerjanya bekerja di pertanian. Di Indonesia daya serap sektor tersebut pada tahun 2000 mencapai 40,7 juta lebih. Jauh lebih besar dari sector manufaktur. Ini berarti sektor pertanian merupakan sektor dengan penyerapan tenaga kerja yang tinggi.
Kalau dilihat pola perubahan kesempatan kerja di pertanian dan industri manufaktur, pangsa kesempatan kerja dari sektor pertama menunjukkan suatu pertumbuhan tren yang menurun, sedangkan di sektor kedua meningkat. Perubahan struktur kesempatan kerja ini sesuai dengan yang di prediksi oleh teori mengenai perubahan struktur ekonomi yang terjadi dari suatu proses pembangunan ekonomi jangka panjang, yaitu bahwa semakin tinggi pendapatan per kapita, semakin kecil peran dari sektor primer, yakni pertambangan dan pertanian, dan semakin besar peran dari sektor sekunder, seperti manufaktur dan sektor-sektor tersier di bidang ekonomi. Namun semakin besar peran tidak langsung dari sektor pertanian, yakni sebagai pemasok bahan baku bagi sektor industri manufaktur dan sektor-sektor ekonomi lainnya.
Kontribusi devisa
Pertanian juga mempunyai kontribusi yang besar terhadap peningkatan devisa, yaitu lewat peningkatan ekspor dan atau pengurangan tingkat ketergantungan Negara tersebut terhadap impor atas komoditi pertanian. Komoditas ekspor pertanian Indonesia cukup bervariasi mulai dari getah karet, kopi, udang, rempah-rempah, mutiara, hingga berbagai macam sayur dan buah.
Peran pertanian dalam peningkatan devisa bisa kontradiksi dengan perannya dalam bentuk kontribusi produk. Kontribusi produk dari sector pertanian terhadap pasar dan industri domestic bisa tidak besar karena sebagian besar produk pertanian di ekspor atau sebagian besar kebutuhan pasar dan industri domestic disuplai oleh produk-produk impor. Artinya peningkatan ekspor pertanian bisa berakibat negative terhadap pasokan pasar dalam negeri, atau sebaliknya usaha memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri bisa menjadi suatu factor penghambat bagi pertumbuhan ekspor pertanian. Untuk mengatasinya ada dua hal yang perlu dilakukan yaitu menambah kapasitas produksi dan meningkatkan daya saing produknya. Namun bagi banyak Negara agraris, termasuk Indonesiamelaksanakan dua pekerjaan ini tidak mudah terutama karena keterbatasan teknologi, SDM, dan modal.
Kontribusi terhadap produktivitas
Banyak orang memperkirakan bahwa dengan laju pertumbuhan penduduk di dunia yang tetap tinggi setiap tahun, sementara lahan-lahan yang tersedia untuk kegiatan-kegiatan pertanian semakin sempit, maka pada suatu saat dunia akan mengalami krisis pangan (kekurangan stok), seperti juga diprediksi oleh teori Malthus. Namun keterbatasan stok pangan bisa diakibatkan oleh dua hal: karena volume produksi yang rendah ( yang disebabkan oleh faktor cuaca atau lainnya), sementara permintaan besar karena jumlah penduduk dunia bertambah terus atau akibat distribusi yang tidak merata ke sluruh dunia.
Mungkin sudah merupakan evolusi alamiah seiring dnegan proses industrialisasi dimana pangsa output agregat (PDB) dari pertanian relatif menurun, sedangkan dari industri manufaktur dan sektor-sektor skunder lainnya, dan sektor tersier meningkat. Perubahan struktur ekonomi seperti ini juga terjadi di Indonesia. Penurunan kontribusi output dari pertanian terhadap pembentukan PDB bukan berarti bahwa volume produksi berkurang (pertumbuhan negatif). Tetapi laju pertumbuhan outputnya lebih lambat dibandingkan laju pertumbuhan output di sektor-sektor lain.
Bukan hanya dialami oleh Indinesia tetapi secara umum ketergantungan negara agraris terhadap impor pangan semakin besar, jika dibandingkan dengan 10 atau 20 tahun yang lalu, misalnya dalam hal beras. Setiap tahun Indonesia harus mengimpor beras lebih dari 2 juta ton. Argumen yang sering digunakan pemerintah untuk membenarkan kebijakan M-nya adalah bahwa M beras merupakan suatu kewajiban pemerintah yang tak bisa dihindari, karena ini bukan semata-mata hanya menyangkut pemberian makanan bagi penduduk, tapi juga menyangkut stabilitas nasional (ekonomi, politik, dan sosial).
Kemampuan Indonesia meningkatkan produksi pertanian untuk swasembada dalam penyediaan pangan sangat ditentukan oleh banyak faktor eksternal maupun internal. Satu-satunya faktor eksternal yang tidak bisa dipengaruhi oleh manusia adalah iklim, walaupun dengan kemajuan teknologi saat ini pengaruh negatif dari cuaca buruk terhadap produksi pertanian bisa diminimalisir. Dalam penelitian empiris, factor iklim biasanya dilihat dalam bentuk banyaknya curah hujan (millimeter). Curah hujan mempengaruhi pola produksi, pola panen, dan proses pertumbuhan tanaman. Sedangkan factor-faktor internal, dalam arti bisa dipengaruhi oleh manusia, di antaranya yang penting adalah lusa lahan, bibit, berbagai macam pupuk (seperti urea, TSP, dan KCL), pestisida, ketersediaan dan kualitas infrastruktur, termasuk irigasi, jumlah dan kualitas tenaga kerja (SDM), K, dan T. kombinasi dari faktor-faktor tersebut dalam tingkat keterkaitan yang optimal akan menentukan tingkat produktivitas lahan (jumlah produksi per hektar) maupun manusia (jumlah produk per L/petani). Saat ini Indonesia, terutama pada sektor pertanian (beras) belum mencukupi kebutuhan dalam negeri. Ini berarti Indonesia harus meningkatkan daya saing dan kapasitas produksi untuk menigkatkan produktivitas pertanian